Nak, Maafkan Ayahmu

Nak,

Maafkan Ayah yang belum mampu memberikan kenyamanan seutuhnya untukmu. Dalam waktu dekat, usiamu akan genap satu tahun, tetapi Ayah masih terjebak dalam pertempuran dengan hutang-hutang yang muncul akibat kebodohan dan keputusan yang kurang bijak.

Ayah menyadari, hingga kini belum bisa membelikanmu baju yang layak atau memberikan kenikmatan yang seharusnya kau nikmati. Ibumu lebih sering mengandalkan kesabaran daripada kasih sayang ayah, dan lebih banyak merindukan kehadiran Ayah daripada berbagi momen bahagia bersama - sama

Ayah berharap, di tahun baru 2025, segala beban ini bisa terlewati. Semoga harapan itu segera menjadi kenyataan, dan Ayah bisa memberikan yang terbaik untuk keluarga kita.

Maafkan Ayah, hampir setahun berlalu, dan Ayah belum memiliki tabungan yang memadai. Banyak mimpi yang Ayah tanamkan dalam benak Ibumu, tentang makanan yang enak, tentang kebahagiaan yang sederhana, tetapi seringkali itu hanya tinggal harapan yang belum bisa terwujud.

Nak, meskipun Ayah tidak bisa memberikan semua yang kau butuhkan saat ini, Ayah berjanji untuk terus berjuang. Sebab, cinta dan harapan adalah hal terpenting yang akan selalu Ayah berikan untukmu. Semoga suatu saat nanti, kau bisa memahami betapa dalamnya rasa cinta Ayah dan Ibumu untukmu.


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.